Pesantren Jami’atul Qurro’ menggelar peringatan Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan penutupan Ramadhan Fest JQ AN ke-1 dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum spiritual bagi para santri sekaligus penutup rangkaian aktivitas Ramadhan sebelum mereka kembali ke rumah masing-masing untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Acara tersebut menghadirkan penceramah Prof. Dr. H. Fajri Ismail, M.Pd.I, yang menyampaikan tausiah inspiratif tentang kemuliaan Al-Qur’an dan keberkahan bagi para penghafal serta pecintanya. Dalam ceramahnya, beliau memotivasi para santri agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber keberkahan dalam meraih kesuksesan.
Prof. Fajri Ismail menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah kitab yang paling mulia, yang dengannya Allah mengangkat derajat manusia. Ia menjelaskan bahwa siapa saja yang dekat dengan Al-Qur’an, maka Allah akan memuliakannya di dunia maupun di akhirat.
“Al-Qur’an adalah sesuatu yang paling mulia. Allah mengangkat derajat orang-orang yang berpegang teguh kepadanya, terutama para Ahlul Qur’an,” ujarnya di hadapan para santri.
Beliau juga memberikan contoh nyata tentang keberkahan Al-Qur’an dalam kehidupan. Menurutnya, pencapaian yang diraihnya hingga menjadi seorang profesor tidak lepas dari keberkahan Al-Qur’an yang selalu menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Hal yang sama juga disampaikan beliau terkait pengasuh pesantren.
“Saya bisa menjadi profesor karena keberkahan Al-Qur’an. Begitu juga Ustaz Hendro bisa menjadi pengasuh pesantren karena keberkahan Al-Qur’an,” ungkapnya.
Pesan tersebut disampaikan sebagai motivasi bagi para santri agar semakin mencintai, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan penutupan Ramadhan Fest JQ AN ke-1 yang telah berlangsung selama bulan Ramadhan dengan berbagai perlombaan dan kegiatan islami bagi para santri. Acara penutupan ini menjadi simbol berakhirnya rangkaian kegiatan Ramadhan di lingkungan pesantren.
Pihak pesantren berharap kegiatan Ramadhan Fest JQ AN ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih besar dan manfaat yang lebih luas bagi para santri.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para santri akan segera kembali ke rumah masing-masing untuk berkumpul bersama keluarga dan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Momentum ini diharapkan tetap menjaga semangat spiritual Ramadhan serta kecintaan terhadap Al-Qur’an yang telah ditanamkan selama berada di pesantren.
Berita & Informasi